



Dibangun Mengikuti Alur Kerja
Tata letak bar kami susun bersama kepala barista sebelum menggambar apa pun. Memesan, menyeduh, dan menyerahkan punya zonanya masing-masing, sehingga dua orang tidak pernah bersimpangan di balik konter.
Urutan itu juga menentukan ketinggian plafon di area bar itu sendiri. Stasiun espresso butuh ruang kepala lebih tinggi untuk perawatan dibanding kasir, sehingga konternya sedikit naik sepanjang bagian itu.
Tempat Duduk yang Membaca Pelanggan
Kafe specialty melayani dua jenis pelanggan yang sangat berbeda di lantai yang sama, sering pada waktu bersamaan, dan tempat duduknya harus melayani keduanya tanpa terasa asal tempel.
Dua Jenis Pelanggan
Kursi bar untuk kunjungan sepuluh menit ditempatkan dekat pintu; meja komunal panjang untuk sore hari dengan laptop diletakkan paling jauh dari lalu lalang.
Kursi Jendela yang Benar-Benar Terpakai
Konter di sepanjang fasad kaca dibuat cukup rendah agar bisa berfungsi ganda sebagai tempat berdiri, sehingga tetap terisi bahkan saat jam sibuk sepuluh menitan ketika tidak ada yang mau duduk lama di meja.
Apa yang Dibangun
Fit-out ini mempertahankan kaca fasad depan yang sudah ada dan seluruhnya dikerjakan dalam kedalaman ruang sewa yang tersedia.
- Bar servis berzona yang dibangun mengikuti alur kerja kepala barista sendiri
- Balok kayu gantung yang menjadi penopang stasiun seduh di atasnya
- Meja komunal dua belas kursi di sepanjang dinding belakang
- Kursi konter setinggi berdiri di sepanjang fasad kaca
Enam Bulan Beroperasi
Rata-rata waktu dari pemesanan hingga penyerahan turun hampir sepertiga setelah tata letak bar baru dipakai sehari-hari, berdasarkan data kasir milik pemiliknya sendiri.
Pelanggan memperhatikan desainnya. Staf kami menyadari mereka tidak lagi saling bertabrakan. Keduanya sama-sama penting bagi kami.
